Uncategorized

Salah Satu Varian Galaxy S10 Bakal Hadir dengan Pemindai Jari di Layar

Liputan6.com, Jakarta – Samsung akan mengumumkan seri flagship Galaxy S10 di San Francisco, Amerika Serikat (AS).

Mendekati waktu pengumumannya, semakin banyak informasi tentang perangkat tersebut beredar di ranah maya.

Dilansir Phone Arena, Jumat (25/1/2019), XDA dalam laporannya mengungkap ditemukan kode di dalam aplikasi Samsung Pay, yang menunjukkan setidaknya ada satu varian Galaxy S10 memiliki pemindai sidik jari di dalam layar.

Kode di Samsung Pay mengarahkan aplikasi tersebut untuk mencari pemindai sidik jari di dalam layar, sehingga bisa menyesuaikan UI agar membuka ruang bagi pengguna untuk menyentuh layar, dan memverifikasi pembelian.

Kode itu juga secara spesifik merujuk pada “Beyond in-display FP scanner“. Beyond adalah nama kode internal Samsung untuk seri Galaxy S10.

Samsung akan menggunakan metode pembaca ultrasonik milik Qualcomm. Menurut Qualcomm, metode ini lebih akurat dan cepat dibandingkan teknologi pembaca optikal yang ada saat ini.

Melalui sistem Qualcomm, gelombang ultrasonik memantul dari ujung jari, dan memungkinkan ponsel membuat model 3D yang lebih tepat dan harus disesuaikan untuk memverifikasi ID.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Samsung tentang kehadiran fitur pemindai sidik jari di layar tersebut.

Samsung sendiri akan menggelar acara Unpacked 2019 pada bulan depan untuk mengumumkan Galaxy S10 dan S10+.

Sejauh ini, masih belum jelas tentang kemungkinan varian 5G Galaxy S10 akan diumumkan dalam acara yang sama atau tidak.

2 dari 2 halaman

Samsung Punya Harapan Besar Terhadap Galaxy S10 dan Ponsel Lipat

Pengunjung booth Samsung di MWC 2018 melihat-lihat ekosistem Smart Home. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Samsung sendiri memiliki harapan besar terhadap Galaxy S10, dan juga ponsel lipatnya. Keduanya akan diumumkan pada tahun ini, tapi pada bulan berbeda.

CEO bisnis smartphone Samsung Electronics, Koh Dong-jin, tengah berupaya keras melakukan terobosan untuk memperkuat bisnisnya.

Ia menyoroti dua produk baru yang akan membantu perusahaan mewujudkannya, yakni Galaxy S10 dan ponsel lipat komersial pertama pada tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koh dalam sebuah pesan kepada para eksekutif, serta karyawan divisi komunikasi mobile dan teknologi informasi perusahaan, beberapa waktu lalu.

“Saya minta maaf atas status bisnis smartphone Samsung yang sedang berjuang, dan akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi krisis dengan Galaxy 10 dan ponsel lipat,” ungkap Koh.

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tags: , , , , , , , ,